-->

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Selamat Idul Fitri 1447 H. Semoga cahaya Idul Fitri membawa kedamaian di hati, kebahagiaan dalam keluarga, dan keberkahan dalam kehidupan."

DUYUFURRAHMAN TAK SENDIRI: KAKANWIL KEMENHAJ SUMUT ZULKIFLI SITORUS BESUK JEMAAH LANSIA JATENG DI KUALANAMU, PASTIKAN LAYANAN NEGARA TETAP HANGAT MESKI PESAWAT TECHNICAL LANDING

Editor: Redaksi author photo





Deli Serdang - Jurnalisku.com

Senja di Bandara Internasional Kualanamu, Jumat, 24 April 2026, menjadi saksi bagaimana negara hadir tanpa jeda bagi tamu Allah. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara, Dr. H. Zulkifli Sitorus, MA, bergerak cepat meninjau dan membesuk jemaah haji asal Jawa Tengah yang harus menjalani technical landing di Deli Serdang. Ia didampingi Kepala Bagian Tata Usaha H. Alfian, SE, http://M.AP serta Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Deli Serdang, Nurlela, http://S.Ag., http://M.Si.


Kunjungan kemanusiaan itu menyasar dua jemaah lanjut usia dari Kloter 3 Kabupaten Tegal yang tertahan di ruang transit. Mereka adalah Cheriyah, 80 tahun, warga Desa Bojong, Kecamatan Bojong, yang tampak lelah namun tetap tegar di ranjang perawatan, dan Muritno, 73 tahun, asal Desa Sutapranan, Kecamatan Dukuh Turi, yang duduk di kursi roda dengan infus masih terpasang. Keduanya harus menunggu lebih lama sebelum kembali melanjutkan penerbangan ke Tanah Suci akibat kendala teknis pesawat.


“Kami hadir untuk memastikan bahwa seluruh jemaah dalam kondisi baik dan mendapatkan penanganan yang diperlukan. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada tamu Allah,” tegas Zulkifli di hadapan jemaah dan tim kesehatan bandara. Baginya, technical landing bukan alasan pelayanan terhenti. Justru di titik krusial seperti ini, wajah negara harus paling jelas terlihat, terutama bagi jemaah lansia yang fisik dan mentalnya mudah goyah.


Zulkifli menjelaskan, koordinasi intensif terus dilakukan bersama otoritas bandara, maskapai, Kantor Kesehatan Pelabuhan, dan petugas haji daerah. “Selama mereka masih menginjak bumi Sumatera Utara, itu amanah kami. Tidak boleh ada jemaah yang merasa ditinggalkan, apalagi yang sepuh. Kita pastikan obatnya ada, makannya layak, istirahatnya cukup, dan hatinya tenang,” ujarnya. Ia juga meminta petugas kloter asal Jateng yang ikut transit agar terus mendampingi dan menguatkan jemaah.


Kepala Kantor Kemenhaj Deli Serdang, Nurlela, http://S.Ag., http://M.Si., menambahkan bahwa timnya langsung aktif sejak pesawat menyentuh landasan Kualanamu. “Alhamdulillah, kondisi jemaah dalam keadaan stabil dan terus dipantau oleh tim kesehatan. Kami memastikan seluruh kebutuhan jemaah terpenuhi selama masa transit ini, mulai dari pendampingan medis, asupan gizi, ruang istirahat ber-AC, hingga bimbingan doa agar jemaah tidak cemas,” ungkap Nurlela.


Sentuhan itu terasa bagi Cheriyah. Dengan suara lirih bercampur bahasa Jawa, ia menyampaikan terima kasih. “Maturnuwun sanget, Pak, Bu. Kula dipun tengga, dipun layani. Rasane ayem. Mugi-mugi enggal saget lanjut dhateng Makkah,” ucapnya sambil menggenggam tangan Nurlela. Muritno yang berada di sampingnya hanya mengacungkan jempol dan berulang menyebut, “Alhamdulillah, berkah.”


Technical landing memang di luar kendali manusia, tetapi respons cepat adalah marwah layanan haji Indonesia. Pembesukan ini bukan sekadar kunjungan formal. Ia adalah pesan bahwa perjalanan haji tidak hanya diurus di asrama dan pesawat, melainkan di setiap jengkal bumi yang disinggahi jemaah. Dari Deli Serdang menuju Multazam, dari ruang transit menuju Raudhah, negara berkomitmen mengawal. Karena memuliakan duyufurrahman adalah ibadah, dan memastikan mereka selamat sampai tujuan adalah tanggung jawab yang tak boleh putus. Semoga Cheriyah dan Muritno segera pulih, melanjutkan penerbangan, menuntaskan manasik, dan pulang sebagai haji mabrur yang membawa kisah bahwa di tanah transit pun, kasih sayang itu nyata.

Share:
Komentar

Berita Terkini