Medan - Jurnalisku.com
Alhamdulillah, Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-59 Kota Medan resmi ditutup pada Sabtu, 18 April 2026. Penutupan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kota Medan yang hadir mewakili Wali Kota Medan. Mengusung tema “Membangun Ketaatan yang Hakiki kepada Allah SWT dan Rasul-Nya Menuju Medan Bertuah”, gelaran tahunan ini berlangsung lancar, khidmat, dan penuh semarak sejak pembukaan hingga malam penutupan.
Turut hadir Wakil Ketua DPRD Kota Medan Rajudin Sagala yang mewakili Ketua DPRD, jajaran perangkat daerah, camat, lurah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta kafilah dari 21 kecamatan se-Kota Medan. Lantunan ayat suci, syair tilawah, dan penampilan seni Islami mewarnai panggung utama, menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar kompetisi, melainkan syiar yang menghidupkan ruh Al-Qur'an di ruang publik.
Salah satu lembaga pendidikan yang aktif menyukseskan rangkaian MTQ adalah MAN 1 Medan. Partisipasi guru, siswa, dan alumni MAN 1 Medan terlihat di berbagai cabang lomba, kepanitiaan, hingga dukungan logistik. Bagi madrasah ini, keterlibatan di MTQ merupakan wujud nyata komitmen melahirkan generasi Qur’ani yang berakhlak, cerdas, dan berprestasi, sejalan dengan visi pendidikan karakter di Kota Medan.
Sekretaris Daerah Kota Medan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, dewan hakim, pembina, dan peserta yang menjaga sportivitas serta kekhusyukan selama musabaqah. Ia berharap semangat MTQ tidak berhenti di panggung lomba, melainkan berlanjut menjadi budaya membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, rumah, maupun lingkungan kerja.
Dengan berakhirnya MTQ ke-59 ini, Pemko Medan menegaskan kembali arah pembangunan yang tidak hanya mengejar kemajuan fisik, tetapi juga penguatan moral dan spiritual warga. Semoga gema tilawah yang bergema selama sepekan ini menjadi energi baru untuk mewujudkan Medan Bertuah: kota yang berdaya, religius, dan berakhlak mulia.

