MEDAN — JURNALISKU.COM
Upaya menjaga, merawat dan melestarikan warisan sejarah serta kebudayaan Kota Medan kembali mendapat perhatian serius. Sebanyak 126 Award Cagar Budaya dan Tokoh Kebudayaan Kota Medan Tahun 2026 diberikan kepada para penerima penghargaan dalam sebuah acara yang digelar di Hotel Grand Inna Medan, Selasa (22/9/2026).
Pemberian penghargaan tersebut menjadi momentum penting untuk memberikan apresiasi kepada cagar budaya sekaligus para tokoh yang selama ini dinilai memiliki kontribusi dalam menjaga, mengembangkan dan memperkenalkan kekayaan kebudayaan Kota Medan.
Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Jenderal Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI I Made Darma Suteja, bersama Wali Kota Medan Rico Triputra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap.
Turut hadir Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah II (Sumatera Utara), Sukronedi, S.Si., M.A. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Ahmad Barli Mulia Nasution, S.STP., M.AP., Sultan Deli ke-14 Seri Paduka Sultan Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah, Sultan Langkat ke-15 DYMM Arinda Abdul Djalil Rahmad Shah Al Hajj dan para unsur Forkopimda, camat se-Kota Medan serta sejumlah tokoh kebudayaan dan penerima Award Cagar Budaya dan Tokoh Kebudayaan Kota Medan Tahun 2026.
Acara diawali dengan doa bersama, sebagai bentuk rasa syukur sekaligus harapan agar upaya pelestarian budaya di Kota Medan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
Pemberian 126 award ini tidak sekadar menjadi seremoni penghargaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap keberadaan cagar budaya serta dedikasi para tokoh yang telah mengambil bagian dalam menjaga identitas dan kekayaan budaya Kota Medan.
Kota Medan dikenal sebagai salah satu kota dengan keragaman sejarah dan budaya yang sangat kuat. Berbagai peninggalan sejarah, bangunan bersejarah, tradisi, kesenian dan tokoh-tokoh kebudayaan merupakan bagian penting dari perjalanan panjang Kota Medan.
Karena itu, penghargaan tersebut diharapkan semakin memperkuat kesadaran bersama bahwa pelestarian kebudayaan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat, komunitas budaya, generasi muda serta seluruh pemangku kepentingan.
Dengan diberikannya 126 Award Cagar Budaya dan Tokoh Kebudayaan Kota Medan Tahun 2026, pemerintah menunjukkan perhatian terhadap mereka yang selama ini berkontribusi dalam menjaga warisan budaya sekaligus mendorong agar nilai-nilai sejarah dan kebudayaan tetap hidup di tengah perkembangan Kota Medan yang semakin modern.
Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana penuh apresiasi dan kebanggaan. Para penerima penghargaan tampak antusias mengikuti prosesi pemberian award sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi mereka terhadap kebudayaan Kota Medan.
Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara jajaran pemerintah, para pejabat yang hadir serta seluruh penerima Award Cagar Budaya dan Tokoh Kebudayaan Kota Medan Tahun 2026.
Momentum tersebut sekaligus menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga warisan sejarah dan kebudayaan Kota Medan agar tetap lestari, dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya.(Red)
