Medan - Jurnalisku.com
Ribuan warga memadati kawasan Taman Sri Deli, Rabu malam (25/2/2026), untuk menyaksikan pembukaan Ramadhan Fair XX, sebuah event tahunan yang dinantikan oleh masyarakat Kota Medan. Suasana yang meriah dan penuh kegembiraan menyelimuti acara tersebut, yang resmi dibuka langsung oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, dengan harapan agar Ramadhan Fair terus menjadi ruang peningkatan iman, penguat kebersamaan, dan penggerak ekonomi masyarakat.
Usai menunaikan salat tarawih, lautan manusia bergerak perlahan menuju pusat keramaian untuk menyaksikan pembukaan Ramadhan Fair yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-20. Dentuman beduk menggema, memecah riuh rendah suara pengunjung, menjadi penanda resmi dibukanya Ramadhan Fair XX. Cahaya lampu panggung menyorot wajah-wajah antusias, anak-anak duduk di pundak orang tuanya, remaja sibuk mengabadikan momen, sementara para pedagang mulai melayani pembeli yang berdatangan tanpa henti.
Dalam sambutannya, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan harapannya agar Ramadhan Fair dapat menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan, kebersamaan, dan ekonomi masyarakat Kota Medan. "Tahun ini luar biasa, antusias masyarakat meningkat. Kita berdoa bersama Kota Medan damai, diridhoi Allah, dan sama-sama membangun Kota Medan tercinta," katanya dengan penuh semangat.
Suasana semakin khidmat saat lantunan nyanyian puja puji doa dipimpin oleh Hadad Alwi, penyanyi religius legendaris skala nasional. Di hadapan ribuan warga, ia memanjatkan doa untuk Kota Medan. "Ya Allah, damaikan Kota Medan. Ridhoi saudara-saudara kami di Medan. Menangkan semuanya ya Allah," ucapnya, disambut amin serempak dari kerumunan yang memenuhi taman.
Antusiasme warga terlihat dari banyaknya pengunjung yang datang dari berbagai kecamatan di Kota Medan. Mereka rela berdesakan demi merasakan atmosfer kebersamaan yang hanya hadir setahun sekali. Bagi sebagian warga, Ramadhan Fair bukan sekadar agenda hiburan, tetapi juga tradisi, ruang temu sahabat lama, hingga tempat berbagi cerita di bulan suci.
Di antara aroma kuliner khas Ramadan dan gema salawat, malam pembukaan itu terasa hangat, mengikat ribuan orang dalam satu rasa kebersamaan. Ramadhan Fair XX diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan, kebersamaan, dan ekonomi masyarakat Kota Medan, serta membawa keberkahan bagi seluruh warga. Dengan demikian, Kota Medan dapat menjadi kota yang lebih damai, sejahtera, dan beriman.
