-->

TAK ADA PESTA GLAMOR, ADA 100 SENYUM YATIM: JUNAIDI SH RAYAKAN ULTAH KE-44 DENGAN SANTUNAN, WAKIL KETUA DPRD DELI SERDANG TURUT HADIR

Editor: Redaksi author photo

Deli Serdang - Jurnalisku.com

Umur boleh bertambah, tapi jiwa berbagi tak pernah menua. Itulah yang ditunjukkan Junaidi SH, Anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang dari Partai Hanura sekaligus Ketua MPC Pemuda Pancasila Deli Serdang. Di hari ulang tahunnya yang ke-44, Jumat 5 Juni 2026, pria yang akrab disapa Jhon ini memilih jalan sunyi: merayakan bersama anak yatim, keluarga, dan sahabat dekat.


Rangkaian syukur dimulai Jumat malam pukul 23.00 WIB di Pasaraya Kuphie. Tanpa panggung mewah, tanpa tamu undangan elite. Hanya ada tawa keluarga, pelukan sahabat, dan doa tulus dari para pengurus MPC PP Deli Serdang. Momen sakral terjadi saat Jhon meniup lilin ditemani istri dan buah hati. Sederhana, tapi sarat makna.


“Ulang tahun bagi saya bukan tentang kue dan lilin. Ini pengingat bahwa waktu adalah amanah. Harus dipakai untuk menebar manfaat,” ucap Jhon lirih.


Deretan tokoh ikut larut dalam syukur itu. Wakil Ketua DPRD Deli Serdang H Hamdani Syahputra, http://S.Sos., M.H., dan Ketua Bapemperda Dr. Misnan Al Jawi, S.H., M.H., hadir langsung memberi selamat. Solidaritas juga datang dari H Fuadi Hasibuan, Sekretaris MPO PP Deli Serdang. “Selamat ulang tahun, Bang Jhon. Semoga berkah, sehat, bahagia, dan semua impian tercapai. Tetap jadi komandan yang merakyat,” kata Adi Godang, sapaan akrab Fuadi.


Puncak perayaan digelar Sabtu 6 Juni 2026 di kediamannya di Komplek Mutiara Palace, Jalan Selamet Ketaren. Di sana, Junaidi SH bersama keluarga menyalurkan santunan kepada 100 anak yatim piatu. Satu per satu anak itu ia genggam tangannya, ia bisikkan doa. Air mata haru tak terbendung.


Ketua PAC PP Kecamatan Batangkuis, Suharto ‘Bagong’, yang hadir bersama pengurus, menegaskan dukungan penuh. “Selamat ulang tahun Ketua kami. Semoga Allah SWT karuniakan kesehatan, umur panjang, dan kekuatan untuk terus mengabdi. Jadilah pejuang aspirasi dan teladan bagi rakyat,” tegas Bagong.


Menanggapi semua doa, Junaidi SH hanya menjawab singkat. “Terima kasih. Doa kalian adalah bahan bakar saya. Semoga santunan ini jadi amal jariyah dan anak-anak kita tumbuh jadi generasi hebat,” tutupnya.


*Pesan moral*: Di tengah politik yang sering gaduh oleh pencitraan, Junaidi SH memilih diam dan berbagi. Karena sejatinya, kemuliaan seorang pemimpin tidak diukur dari sorak sorai pesta, tapi dari berapa banyak doa anak yatim yang ia bawa pulang ke langit.

Share:
Komentar

Berita Terkini