MEDAN – JURNALISKU.COM
*Tim Tongra 7 Medan Sunggal* akhirnya memastikan diri sebagai yang terbaik di *Kejuaraan Domino Piala Bergilir Ketua Karang Taruna Kota Medan Tahun 2026*. Pasangan *Madnur-Krisna* tampil gemilang dan keluar sebagai *Juara 1* setelah mengalahkan puluhan tim tangguh se-Sumatera Utara dalam turnamen yang berlangsung Sabtu, 29 Agustus 2026 di Warkop Agam Teratai, Jalan Air Bersih, Kelurahan Sidorejo I, Kecamatan Medan Kota.
Turnamen yang diikuti *79 tim* ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan *HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia* dan menjadi ajang pembuktian bagi para pecinta domino di Sumut.
Malam puncak penghargaan digelar Minggu, 30 Agustus 2026 di lokasi yang sama. *Piala Bergilir, medali, dan uang pembinaan* diserahkan langsung oleh *Yopie H.I. Batubara, S.E.*, Ketua Karang Taruna Kota Medan sekaligus Ketua ORADO Provinsi Sumatera Utara. Turut mendampingi *Erwinsyah Simanjuntak*, Ketua ORADO Kota Medan, *Habib* selaku Ketua Panitia, unsur panitia, serta para tamu kehormatan.
Untuk daftar juara lainnya, *Juara 2* diraih *Tim Dejavu 2* asal Tebingtinggi. *Juara 3* ditempati *Tim NGD 10* dari Medan Denai, dan *Juara 4* diraih *Tim NGD 3* juga dari Medan Denai.
Kemenangan ini disambut dengan rasa syukur yang mendalam oleh Madnur-Krisna. Dengan wajah sumringah, keduanya menyampaikan apresiasi tinggi kepada panitia penyelenggara.
"Alhamdulillah, pertama kami mengucapkan syukur kepada Allah SWT. Terima kasih juga kepada Karang Taruna Kota Medan atas terselenggaranya kejuaraan ini. Eventnya sangat berkesan dan berkelas. Kami sangat puas dengan kerja keras panitia. Benar-benar wah dan sangat bagus," ujar Krisna.
Ia mengakui jalan menuju juara tidak mudah. Persaingan di papan domino berlangsung sangat ketat.
"Kami bersaing dengan pemain-pemain yang sudah sangat mumpuni. Ada dari Tebingtinggi, Kisaran, dan berbagai daerah lainnya. Mereka semua lawan yang sangat kuat. Jujur kami sempat kewalahan, tapi mungkin ini memang rezeki kami sehingga bisa sampai ke titik ini," ungkapnya.
Menariknya, Krisna menyebut tidak ada strategi khusus yang mereka terapkan.
"Kunci kami hanya tiga: konsentrasi penuh, kesabaran, dan kerjasama tim. Dan yang paling penting, kami tidak pernah lupa memanjatkan doa kepada Yang Maha Kuasa di setiap pertandingan," tegasnya.
*Madnur* menambahkan, mental bertanding menjadi faktor penentu.
"Kekuatan semua tim di sini merata. Kami tidak berani menganggap remeh siapapun. Jadi modal utama kami adalah menjaga mental dan percaya diri dari babak awal sampai final," timpalnya.
Keberhasilan Tim Tongra 7 ini menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga domino di tingkat komunitas berjalan dengan baik. Diharapkan ke depan semakin banyak bibit-bibit atlet domino yang lahir dan mampu mengharumkan nama Sumatera Utara di tingkat nasional.
*Karang Taruna Kota Medan*
_Bersama Membangun, Berkreasi, Berprestasi_(Red).

