Belawan - Jurnalisku.com
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk, menghadiri peringatan Haul ke-17 Tuan Guru Batak (TGB) Syekh Abdurrahman Rajagukguk Q.S. yang dirangkaikan dengan doa untuk keselamatan bangsa serta peresmian Rumah Tahfidz Qur’an Haji Sugiat Santoso. Kegiatan berlangsung khidmat di Pondok Persulukan Serambi Babussalam, Desa Jawa Tongah, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
Senin, 19 Oktober 2026
Kegiatan keagamaan tersebut menjadi momentum penting untuk mengenang jasa dan keteladanan ulama, memperkuat nilai-nilai spiritualitas, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Ribuan jamaah dan masyarakat hadir bersama sejumlah tokoh nasional, pejabat pemerintah daerah, unsur TNI-Polri, tokoh agama, dan kalangan akademisi.
Mengangkat tema “Mempertajam Nurani, Menumbuhkan Empati & Kemanusiaan”, peringatan haul ini menegaskan pentingnya membangun kehidupan bermasyarakat yang berlandaskan keimanan, kepedulian sosial, toleransi, serta semangat persaudaraan di tengah keberagaman bangsa Indonesia.
Haul Menjadi Momentum Refleksi Spiritual dan Kemanusiaan.
Peringatan Haul ke-17 TGB Syekh Abdurrahman Rajagukguk Q.S. tidak hanya menjadi agenda mengenang sosok ulama, tetapi juga kesempatan bagi masyarakat untuk melakukan refleksi spiritual dan memperkuat komitmen dalam menjaga kerukunan.
Nilai-nilai keagamaan diharapkan dapat diwujudkan melalui perilaku nyata dalam kehidupan sehari-hari, seperti menghormati perbedaan, membantu masyarakat yang membutuhkan, menjaga persatuan, serta mengedepankan dialog dalam menyelesaikan persoalan sosial.
Tema yang diusung juga mengandung pesan bahwa ketajaman nurani harus berjalan seiring dengan empati dan tindakan kemanusiaan. Keimanan tidak hanya tercermin dalam kegiatan ibadah, tetapi juga dalam kepedulian terhadap lingkungan sosial dan kontribusi positif bagi bangsa.
Rangkaian kegiatan yang bertepatan dengan 6 Jumadil Awal 1448 Hijriah tersebut diisi dengan berbagai agenda keagamaan, antara lain zikir dan doa bersama, Suluk Untuk Negeri, khatam Al-Qur’an, Maulid Nabi, hingga Senandung Sufi.
Doa bersama untuk keselamatan bangsa menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut, sebagai ikhtiar spiritual untuk memohon kedamaian, keamanan, dan persatuan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Rumah Tahfidz Qur’an Haji Sugiat Santoso Resmi Diresmikan
Selain peringatan haul, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peresmian Rumah Tahfidz Qur’an Haji Sugiat Santoso yang diinisiasi bersama Tuan Guru Batak (TGB) Syekh Dr. Ahmad Sabban el-Rahmaniy Rajagukguk, M.A.
Kehadiran rumah tahfidz ini diharapkan menjadi sarana pembinaan generasi muda dalam mempelajari, membaca, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an. Lembaga pendidikan keagamaan seperti ini memiliki peran strategis dalam menanamkan karakter, kedisiplinan, akhlak, dan tanggung jawab sosial sejak dini.
Pembinaan generasi penghafal Al-Qur’an juga diharapkan dapat memperkuat fondasi moral generasi penerus bangsa. Pendidikan yang mengintegrasikan pengetahuan keagamaan dengan pembentukan karakter menjadi salah satu upaya untuk mempersiapkan generasi muda yang berintegritas dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
Peresmian rumah tahfidz tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan bangsa tidak hanya membutuhkan kemajuan infrastruktur dan teknologi, tetapi juga sumber daya manusia yang memiliki nilai moral, etika, dan kepedulian kemanusiaan.
Dihadiri Sejumlah Tokoh Nasional dan Daerah
Peringatan haul dan peresmian rumah tahfidz tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Dr. H. Sugiat Santoso, S.E., M.S.P.; Wakil Bupati Simalungun H. Zonny Waldi, S.Sos., M.M.; serta Komandan Kodim 0207/Simalungun Letkol Inf. Agus Muchtadi Rangkuti, S.E., M.I.P.
