Medan — Jurnalisku.com
Lantunan doa dan isak haru keluarga mengiringi langkah 359 jemaah haji Kloter 3 asal Kota Pematangsiantar dan Kota Medan yang resmi diberangkatkan dari Asrama Haji Embarkasi Medan menuju Bandara Internasional Kualanamu, Selasa malam, 23 Juni 2026 pukul 22.00 WIB. Pelepasan dipimpin perwakilan Kementerian Haji dan Umrah, H. Zulkifli Sitorus, dengan disaksikan ketua rombongan, pembimbing ibadah, tim kesehatan, serta ratusan pengantar yang memadati Aula Madinatul Hujjaj.
Sebelum bergerak ke Kualanamu, seluruh jemaah telah menuntaskan layanan satu atap: pemeriksaan kesehatan terakhir, validasi paspor dan visa, pembagian kartu Nusuk, gelang identitas, living cost, hingga pemantapan manasik. Dengan dokumen lengkap dan status laik terbang, Kloter 3 dinyatakan siap melanjutkan penerbangan menuju Arab Saudi untuk menunaikan rukun Islam kelima.
Dalam amanat pelepasan, Zulkifli Sitorus menekankan tiga hal yang tidak boleh diabaikan: ketenangan, ketertiban, dan efisiensi barang bawaan. Ia mengingatkan, koper yang berlebihan hanya akan menyulitkan mobilitas jemaah, memperlambat pemeriksaan di bandara, dan menguras energi sebelum ibadah puncak dimulai. “Bawa secukupnya. Pakaian ihram, obat pribadi, dokumen, dan perlengkapan ibadah. Jangan membawa terlalu banyak barang. Dan yang terpenting, jangan meninggalkan barang apa pun di bus, ruang tunggu, atau hotel. Satu keteledoran kecil bisa berdampak besar,” tegas Zulkifli di hadapan jemaah.
Lebih jauh, ia menitipkan pesan ruhani agar seluruh jemaah meluruskan niat semata karena Allah, menjaga adab selama di Tanah Suci, serta menguatkan semangat tolong-menolong. “Yang muda bantu yang sepuh, yang kuat kuatkan yang lemah. Di Arafah, di Muzdalifah, di Mina, kita diuji sebagai satu umat. Tunjukkan bahwa jemaah Sumatera Utara adalah jemaah yang tertib, santun, dan kompak,” ujarnya. Zulkifli juga mengingatkan pentingnya manajemen fisik: cukup istirahat, minum air yang cukup, patuhi arahan petugas kloter, dan tidak memaksakan diri dalam ibadah sunnah jika kondisi tidak memungkinkan.
Pelepasan Kloter 3 ini merupakan bagian dari gelombang pemberangkatan 5.922 jemaah haji Embarkasi Medan tahun 1447 H/2026 M. Untuk memastikan kekhusyukan ibadah, seluruh lini layanan disiagakan penuh: tim kesehatan 24 jam, bimbingan ibadah intensif, pengamanan terpadu, serta logistik yang menjamin kebutuhan dasar jemaah dari asrama hingga pemondokan di Makkah dan Madinah.(Zaki)
Dari Medan menuju Multazam, seluruh ikhtiar ini bermuara pada satu harapan besar: semoga 359 tamu Allah dari Pematangsiantar dan Medan diberi kelancaran, kesehatan, dan kekuatan lahir batin menuntaskan seluruh rangkaian manasik. Semoga mereka kembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat, menyandang predikat haji mabrur dan hajah mabrurah, serta membawa keberkahan yang mengalir bagi keluarga, masyarakat, dan Sumatera Utara.
