Labuhan Deli - Jurnalisku.com
Karutan Kelas I Labuhan Deli, Eddy Junaedi A.Md IP S.Sos M.Si, membantah tudingan pemberian fasilitas mewah kepada tahanan maupun Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rutan Kelas I Labuhan Deli.
Hal itu diungkapkannya kepada media Selasa ( 27/1/2026 ) sebagai bantahan pemberitaan di media sosial yang viral baru-baru ini terkait dugaan adanya fasilitas mewah/bilik asmara di Rutan Kelas I Labuhan Deli.
Karutan Kelas I Labuhan Deli menjelaskan, bahwa ruangan yang dituduhkan media sosial dan diposting itu, bukan berada di Rutan Labuhan Deli, itu keliru, yang benar ruangan tersebut berada di Rumah Sakit Bandung Medan saat ( R ) menjalani perawatan medis.
Sebelumnya, ( R ) tahanan yang viral tersebut masih berstatus tahanan kejaksaan, pada 31 Desember 2025 mengeluh sakit dan dirujuk ke RS Bandung.
“Kita kordinasi dengan Kasi Pidum Kejari Belawan terkait kondisi tahanan tersebut. Lalu,( R ) dirujuk ke RS Bandung dengan pengawalan tiga petugas yang dipimpin Kejari Belawan, TNI, dan pegawai rutan, ”jelas Eddy.
Selama di RS Bandung, R diperkenankan untuk didampingi keluarganya.
“Foto yang viral itu, ( R ) status tahanan itu bersama istrinya menjalani perawatan di rumah sakit, tidak benar itu di rutan, ”tegas Eddy.
Sebelumnya, dikabarkan Rutan Labuhan Deli memberikan fasilitas istimewa kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP), berupa kamar mewah.
