-->

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Selamat Idul Fitri 1447 H. Semoga cahaya Idul Fitri membawa kedamaian di hati, kebahagiaan dalam keluarga, dan keberkahan dalam kehidupan."

PATAKA MERAH PUTIH DIKIBARKAN, DOA MABRUR DIGEMAKAN: BUPATI LABURA DAN LABUHANBATU LEPAS KLOTER 13 DARI ASRAMA HAJI MEDAN, 355 TAMU ALLAH DIANTAR MENUJU BAITULLAH

Editor: Redaksi author photo






Medan - Jurnalisku.com

Rabu, 6 Mei 2026, Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan bergemuruh oleh takbir dan doa. Suasana haru dan khidmat menyelimuti pelepasan jemaah calon haji Kloter 13 asal Kabupaten Labuhanbatu Utara dan Kabupaten Labuhanbatu. Sebanyak 355 dhuyufurrahman resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci, membawa doa keluarga, amanah daerah, dan tekad bulat meraih predikat haji mabrur pada musim haji 1447 H/2026 M.


Pelepasan berlangsung khidmat dengan kehadiran langsung Bupati Labuhanbatu Utara Dr. H. Hendri Yanto Sitorus, S.E., M.M., didampingi Wakil Bupati Labura Dr. H. Samsul Tanjung, S.T., M.H. Tampak pula Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, http://Sp.OG., http://M.KM., bersama Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri, S.T. Deretan pimpinan daerah itu berdiri sejajar, menegaskan bahwa keberangkatan Kloter 13 adalah hajat besar dua kabupaten bertetangga.


Dalam arahannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Utara, Dr. Zulkifli Sitorus, M.A., mengingatkan jemaah bahwa haji adalah ujian kesabaran dan akhlak. Ia menekankan pentingnya menjaga lisan, hati, dan perilaku sejak mengucap niat ihram. Mengutip firman Allah SWT, beliau mengingatkan, _falaa rafatsa walaa fusuuqa walaa jidaala fil hajj_, yang menegaskan larangan berkata kotor, berbuat maksiat, maupun berbantah-bantahan selama pelaksanaan ibadah haji.


“Jaga semangat, kesehatan, dan kekuatan selama menjalankan ibadah. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan keberkahan sehingga seluruh jamaah dapat menunaikan ibadah haji dengan baik, aman, sesuai syariat, dan kembali dengan predikat haji mabrur,” ujar Kakanwil dengan nada tegas dan penuh harap.


Momen paling sakral terjadi saat pataka Merah Putih diserahkan oleh Bupati Labuhanbatu kepada pimpinan Kloter 13, disaksikan Wakil Bupati Labura dan Wakil Bupati Labuhanbatu. Kibaran Merah Putih di aula asrama menjadi simbol bahwa 355 jemaah ini berangkat bukan hanya sebagai pribadi, tetapi sebagai duta Labuhanbatu Raya di hadapan umat Islam sedunia. Setelahnya, proses keberangkatan ditangani Garuda Indonesia bersama Panitia Penyelenggara Ibadah Haji dan P3IH Embarkasi Medan.


Pelepasan ini menjadi bukti nyata dukungan penuh pemerintah daerah terhadap tamu Allah. Hadir memberikan doa restu Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara Dr. H. Muhammad Suib, http://S.Pd., M.M., Ketua DPRD Labura Rimba Bertuah Sitorus, S.E., M.M., Sekretaris Daerah Labura Dra. Hj. Susi Asmarani, http://M.Si., Kepala Kantor Kementerian Agama Labura dan Labuhanbatu, Ketua Baznas Labura, Ketua LASQI Labura, serta Sekretaris PPIH Embarkasi Medan.


Dari Asrama Haji Medan menuju Kualanamu, lalu terbang ke Tanah Haram, Kloter 13 membawa 355 kisah perjuangan. Ada yang menabung sejak muda, ada yang menggantikan orang tua yang telah wafat, ada yang berangkat di usia senja dengan tongkat di tangan. Namun semua disatukan oleh satu panggilan: labbaik Allahumma labbaik. Doa masyarakat Labuhanbatu Utara dan Labuhanbatu mengiringi: berangkat dengan sehat, wukuf dengan khusyuk, melontar dengan yakin, tawaf dengan air mata syukur, dan pulang sebagai haji mabrur yang menebar keberkahan bagi kampung halaman.(Red)

Share:
Komentar

Berita Terkini