Medan — Jurnalisku.com
Jumat, 8 Mei 2026, Aula Politeknik Pariwisata Medan mendadak bergemuruh. Sekitar 300 mahasiswa, dosen, dan tamu undangan memadati pemutaran film Bollywood _Pathaan_ yang digagas Konsulat Jenderal India di Medan bersama Poltekpar Medan. Bukan sekadar nonton bareng, acara ini menjadi panggung diplomasi budaya India-Indonesia yang penuh energi.
Film laga yang dibintangi Shah Rukh Khan itu dipilih bukan tanpa alasan. _Pathaan_ hadir sebagai jembatan untuk mempererat hubungan antar masyarakat dua negara melalui bahasa universal: perfilman, musik, dan cerita. Tepuk tangan dan sorakan mahasiswa sepanjang pemutaran menunjukkan antusiasme tinggi generasi muda Medan terhadap budaya India.
*Diplomasi Budaya Lewat Layar Lebar*
Konsul Jenderal India di Medan, Ravi Shanker Goel, menegaskan bahwa film adalah salah satu alat diplomasi paling efektif. “Perfilman dan diplomasi budaya memiliki peran penting dalam mendekatkan masyarakat serta mendorong saling pengertian,” ujarnya dalam sambutan.
Ia mengingatkan bahwa hubungan peradaban India dan Indonesia sudah berlangsung ratusan tahun, dari jalur perdagangan, agama, hingga seni. Kini, hubungan itu diperkuat melalui pendidikan, pariwisata, dan program-program untuk generasi muda. “Kami ingin mahasiswa Poltekpar Medan merasakan langsung kekayaan budaya India, dan sebaliknya, memperkenalkan kekayaan pariwisata Indonesia kepada masyarakat India,” katanya.
*LoI Ditandatangani, Jalan Kerja Sama Dibuka Lebar*
Puncak acara ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent antara Konsulat Jenderal India di Medan dan Poltekpar Medan. Kesepakatan ini menjadi fondasi kerja sama jangka panjang di bidang budaya, pendidikan, promosi pariwisata, dan pertukaran kelembagaan.
Melalui LoI tersebut, kedua pihak berkomitmen menggelar berbagai kegiatan bersama. Mulai dari pemutaran film India lainnya, pertunjukan budaya, workshop pariwisata, hingga promosi warisan budaya kedua negara. Mahasiswa Poltekpar Medan akan mendapat peluang lebih besar untuk magang, pertukaran pelajar, dan pelatihan industri pariwisata bertaraf internasional.
*Hari Yoga Internasional 2026 Jadi Agenda Berikutnya*
Sebagai tindak lanjut konkret, Konjen India dan Poltekpar Medan juga bersiap menyambut Hari Yoga Internasional 2026 pada 21 Juni mendatang. Berbagai kegiatan pra-yoga, sesi kebugaran, dan sosialisasi kesehatan holistik direncanakan digelar di kampus Poltekpar Medan.
“Kami ingin mengajak masyarakat Medan mengenal yoga bukan hanya sebagai olahraga, tapi sebagai gaya hidup sehat yang menyatukan tubuh dan pikiran,” ujar Ravi Shanker Goel.
Pemutaran _Pathaan_ pun ditutup dengan sesi foto bersama dan diskusi ringan antara perwakilan Konjen India dengan mahasiswa. Bagi banyak mahasiswa, ini adalah pengalaman pertama merasakan langsung diplomasi budaya yang hangat, interaktif, dan relevan dengan dunia mereka.
